Muhammad Oryza Nurfajri

Hidup Itu Bermanfaat

Manfaat Membaca Surat Al-Kahfi

Kebanyakan kebiasaan penduduk ras melayu (indo-malay) terbiasa dengan ajaran malam jumat dengan membaca Surat Yaasin, memang tidak salah, lha wong orang mendengarkan Al-Qur’an saja sudah mendapatkan manfaatnya, apalagi membacanya kan?. Tapi tunggu dulu, hadits yang menganjurkan setiap jumat untuk membaca Surat Yaasin ternyata bukan shahih kawan dan sebagian ulama menganggap bahwa membaca Surat Yaasin yang disangkut pautkan kesakralannya saat dibaca pada hari jumat itu tidak diperbolehkan, karena memang tidak ditemukan dasar yang kuat. Sebagai muslim, dari pada kita mengamalkan sesuatu yang belum shahih, mari cari yang pasti-pasti saja :). Berikut beberapa hadits yang Shahih untuk menjelaskan bahwa malam jumat dan hari jumatnya disunnahkan untuk membaca Surat Al -Kahfi.

إِنَّ مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

Sesungguhnya barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at, niscaya akan ada cahaya terang yang menyinari dirinya di antara kedua Jum’at. (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ

Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, niscaya akan ada cahaya terang yang menyinari antara dirinya dengan baitul ‘atiq (Ka’bah). (HR. Al-Baihaqi)

Kedua hadits tersebut shahih dan bisa dipercaya bahwa memang Nabi kita menyuruh kita untuk membaca Suratul Kahfi saat malam jumat agar nanti mendapatkan barakah dan manfaat. Cahaya terang disini bukan lampu bukan juga penerangan biasa, Allah akan menerangi diri kita saat hidup di dunia ini dengan CahayaNya, agar jalan hidup kita menjadi lebih baik, lebih tertata dan lebih dekat dengan Sang Pecipta. Ada hadits lain yang shahih juga tentang surat ini:

عَنْ أَبِى الدَّرْدَاءِ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ : « مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ » وفي رواية ـ من آخر سورة الكهف ـ

Dari Abu Darda’ radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, niscaya dia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal. Dan di dalam riwayat lain disebutkan: “(sepuluh ayat terakhir) dari surat Al-Kahfi[HR Muslim].”

فَمَنْ أَدْرَكَهُ مِنْكُمْ فَلْيَقْرَأْ عَلَيْهِ فَوَاتِحَ سُورَةِ الْكَهْفِ [ فَإِنَّهَا جِوَارُكُمْ مِنْ فِتْنَتِهِ

“…maka barangsiapa di antara kalian yang menjumpai Dajjal, hendaknya ia membacakan di hadapannya ayat-ayat pertama surat Al-Kahfi, karena ayat-ayat tersebut (berfungsi) sebagai penjaga kalian dari fitnahnya[HR Muslim].”

Hadits di atas tentunya sangat jelas dan tidak perlu kita membaca tafsiran lengkapnya, bahwa surat ini sangat dispesialkan Allah untuk membantu kita menjaga diri dari fitnah terbesar di bumi ini, yaitu fitnah ad-dajjal. Dajjal tidak hanya satu orang, banyak dajjal kecil yang keluar lebih dahulu di zaman kita ini untuk menggiring kita menuju dajjal yang sebenarnya. Untuk itulah Rasul mewanti-wanti kita agar menjaga diri dari fitnahnya, dengan bantuan surat ini.

Kapan Dibacanya?

Disyariatkan membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada siang harinya. Dan malam Jum’at diawali sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis. Kesempatan ini berakhir sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’atnya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesempatan membaca surat Al-Kahfi adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’at.

Imam al-Munawi berkata: Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Amali-nya berkata: Demikian riwayat-riwayat yang ada menggunakan kata “Yaum al-Jum’ah” dan dalam beberapa riwayat lain “lailah al-Jum’ah”Jum’at. Lalu dikompromikan bahwa maksud hari di sini adalah dengan malamnya dan Maksud malam di sini adalah dengan siang harinya.” (Faidhul Qadir: 6/199)

Al-Munawi berkata lagi, “Maka disunnahkan membacanya (surat al-Kahfi) pada hari Jum’at dan begitu juga pada malamnya sebagaimana yang dinashkan oleh al-Syafi’i Radhiyallahu ‘Anhu.” (Faidhul Qadir: 6/198)

Imam Al-Syafi’i rahimahullah dalam Al-Umm menyatakan bahwa membaca surat al-Kahfi bisa dilakukan pada malam Jum’at dan siangnya berdasarkan riwayat tentangnya. (Al-Umm, Imam al-Syafi’i: 1/237).

DR Muhammad Bakar Isma’il dalam Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menyebutkan bahwa di antara amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at adalah membaca surat al-Kahfi berdasarkan hadits di atas. (Al-Fiqhul Wadhih minal Kitab was Sunnah, hal 241).

Sekian untuk penjelasan singkat ini, mudah2an membuka hati dan niat kita untuk mengamalkannya mulai dari sekarang dan memantapkan hati bagi yang sudah mengamalkannya :)

Best Regard

Oryzaee

Ref :

http://abinyaraafi.wordpress.com/2012/05/11/hadits-hadits-shohih-tentang-keutamaan-surat-al-kahfi/

http://www.voa-islam.com/islamia/ibadah/2012/02/23/17883/waktu-disyariatkannya-membaca-alkahfi-pada-hari-jumat/

http://arrahmah.com/read/2012/02/01/17716-hadits-keutamaan-membaca-surat-al-kahfi-pada-hari-atau-malam-jumat-2.html

Categories: Islamology
Subhanallah.. Terimakasih atas pengetahuannya. Semoga dengan bertambahnya pengetahuan tentang manfaat membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat ini membuat saya menjadi rajin membaca Al-Qur’an
8 June 12 at 08:18
oryza91
Amin, semoga bermanfaat bagi kita semua mas ega
sudah kewajiban kita untuk mengabarkan hal yang baik meskipun hanya 1 ayat :)
thanks sudah mampir
8 June 12 at 17:46